Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

LESTARIKAN MANGROVE !


Penulis: Mohammad Nazarudin


Indonesia merupakan negara dengan bentuk kepulauan. Kondisi geografis Indonesia yang sedemikian rupa membuat Indonesia memiliki banyak pantai yang indah. Sayangnya, saat ini kebanyakan pantai di Indonesia mengalami kerusakan akibat abrasi. Hal tersebut disebabkan oleh pencemaran sampah anorganik (plastik, kaleng, limbah industri, dll), kandungan air laut yang buruk, serta semakin berkurangnya populasi tanaman mangrove di pesisir pantai yang mengakibatkan tingkat abrasi pantai yang setiap tahun meningkat. Berkurangnya populasi mangrove di Indonesia tidak lepas dari tingginya laju deforestasi mangrove yang diakibatkan oleh alih fungsi menjadi berbagai jenis lahan yang diolah oleh manusia. Setiap tahunnya, hutan mangrove di Indonesia mengalami laju deforestasi sebesar 0,05 juta (Forests news.cifor.org)
Kondisi Hutan MAngrove di Kawasan Pantai Timur Surabaya. Foto : Petrus Riski

Seberapa penting tanaman mangrove bagi pesisir pantai?

Dilansir dari situs mongabay.co.id bahwa mangrove memiliki banyak manfaat, diantaranya yaitu mampu menahan abrasi pantai, menyeimbangkan ekosistem pesisir dan juga memberikan habitat bagi biota laut. Mangrove juga mampu menetralisir racun yang terkandung pada air laut serta digunakan sebagai bahan pangan dan obat. Mulai dari daun, bunga, biji, daun dan akar yang dapat digunakan sebagai obat hepatitis, penghambat tumor, diuretik dan juga obat sakit perut. Menurut peneliti senior dari Center For International Forestry Research (CIFOR), Daniel Murdiyarso mengatakan bahwa hutan mangrove mampu menyerap karbon lima kali lebih banyak per hektare dibanding dengan hutan tropis. Mangrove di Indonesia menyimpan 3,14 miliar metrik ton karbon. Permukaan bawah hutan mangrove menyimpan karbon sebesar 78%  dalam tanah, 20% dalam akar hidup atau biomassa dan 2% lainnya disimpan di pohon mangrove yang telah mati. Deforestasi mangrove dapat mengakibatkan 190 juta ton metrik karbon setiap tahun. Hilangnya kawasan mangrove juga mengakibatkan kadar emisi gas rumah kaca meningkat sebesar 42%.
Baby Mangrove

Bagaimana cara untuk menyelamatkan hutan mangrove?

Bermacam-macam kegiatan bisa dilakukan untuk mengurangi dan melestarikan kondisi pesisir pantai. Namun kegiatannya juga harus disesuaikan dengan kearifan lokal bukan mengatasi masalah dengan membuat masalah baru seperti pengurukan pantai (reklamasi).
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu:
1.      Melakukan penanaman mangrove di pesisir pantai.
2.      Membuang sampah pada tempatnya.
3.      Tidak melakukan penebangan secara liar.
4.      Melakukan kegiatan pembersihan pesisir pantai secara rutin.
5.      Mendirikan suaka marga satwa di sekitar pantai untuk melestarikan fauna pantai.


Penanaman Mangrove di Pesisir Pantai
Harapan kami, masyarakat juga turut serta peduli terhadap kawasan pesisir pantai Indonesia. Yuk SobatEH, bantu kami melestarikan bumi kita dengan melakukan penanaman mangrove serta menerapkan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Mulai hari ini, semoga bumi tetap lestari!

Sumber:

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia