Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
LESTARIKAN MANGROVE !
Top Bisnis
Juli 29, 2018
Penulis: Mohammad Nazarudin
Indonesia merupakan negara dengan bentuk kepulauan. Kondisi geografis Indonesia yang sedemikian rupa membuat Indonesia memiliki banyak pantai yang indah. Sayangnya, saat ini kebanyakan pantai di Indonesia mengalami kerusakan akibat abrasi. Hal tersebut disebabkan oleh pencemaran sampah anorganik (plastik, kaleng, limbah industri, dll), kandungan air laut yang buruk, serta semakin berkurangnya populasi tanaman mangrove di pesisir pantai yang mengakibatkan tingkat abrasi pantai yang setiap tahun meningkat. Berkurangnya populasi mangrove di Indonesia tidak lepas dari tingginya laju deforestasi mangrove yang diakibatkan oleh alih fungsi menjadi berbagai jenis lahan yang diolah oleh manusia. Setiap tahunnya, hutan mangrove di Indonesia mengalami laju deforestasi sebesar 0,05 juta (Forests news.cifor.org)
Indonesia merupakan negara dengan bentuk kepulauan. Kondisi geografis Indonesia yang sedemikian rupa membuat Indonesia memiliki banyak pantai yang indah. Sayangnya, saat ini kebanyakan pantai di Indonesia mengalami kerusakan akibat abrasi. Hal tersebut disebabkan oleh pencemaran sampah anorganik (plastik, kaleng, limbah industri, dll), kandungan air laut yang buruk, serta semakin berkurangnya populasi tanaman mangrove di pesisir pantai yang mengakibatkan tingkat abrasi pantai yang setiap tahun meningkat. Berkurangnya populasi mangrove di Indonesia tidak lepas dari tingginya laju deforestasi mangrove yang diakibatkan oleh alih fungsi menjadi berbagai jenis lahan yang diolah oleh manusia. Setiap tahunnya, hutan mangrove di Indonesia mengalami laju deforestasi sebesar 0,05 juta (Forests news.cifor.org)
![]() |
| Kondisi Hutan MAngrove di Kawasan Pantai Timur Surabaya. Foto : Petrus Riski |
Seberapa penting tanaman mangrove bagi pesisir pantai?
Dilansir dari situs mongabay.co.id bahwa mangrove memiliki banyak manfaat, diantaranya yaitu mampu menahan abrasi pantai, menyeimbangkan ekosistem pesisir dan juga
memberikan habitat bagi biota laut. Mangrove juga mampu menetralisir racun yang
terkandung pada air laut serta digunakan sebagai bahan pangan dan obat. Mulai
dari daun, bunga, biji, daun dan akar yang dapat digunakan sebagai obat
hepatitis, penghambat tumor, diuretik dan juga obat sakit perut. Menurut
peneliti senior dari Center For
International Forestry Research (CIFOR), Daniel Murdiyarso mengatakan bahwa
hutan mangrove mampu menyerap karbon lima kali lebih banyak per hektare
dibanding dengan hutan tropis. Mangrove di Indonesia menyimpan 3,14 miliar
metrik ton karbon. Permukaan bawah hutan mangrove menyimpan karbon sebesar 78% dalam tanah, 20% dalam akar hidup atau
biomassa dan 2% lainnya disimpan di pohon mangrove yang telah mati. Deforestasi
mangrove dapat mengakibatkan 190 juta ton metrik karbon setiap tahun. Hilangnya
kawasan mangrove juga mengakibatkan kadar emisi gas rumah kaca meningkat
sebesar 42%.
Bagaimana cara untuk menyelamatkan hutan mangrove?
Bermacam-macam kegiatan bisa dilakukan
untuk mengurangi dan melestarikan kondisi pesisir pantai. Namun kegiatannya
juga harus disesuaikan dengan kearifan lokal bukan mengatasi masalah dengan
membuat masalah baru seperti pengurukan pantai (reklamasi).
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan
yaitu:
1.
Melakukan
penanaman mangrove di pesisir pantai.
2.
Membuang
sampah pada tempatnya.
3.
Tidak
melakukan penebangan secara liar.
4.
Melakukan
kegiatan pembersihan pesisir pantai secara rutin.
5.
Mendirikan
suaka marga satwa di sekitar pantai untuk melestarikan fauna pantai.
Harapan kami, masyarakat juga turut serta
peduli terhadap kawasan pesisir pantai Indonesia. Yuk SobatEH, bantu kami
melestarikan bumi kita dengan melakukan penanaman mangrove serta menerapkan
kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Mulai hari ini, semoga bumi tetap lestari!
Sumber:




Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...