Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
SAMPAH DAN LANGKAH KECIL MENANGANINYA
Top Bisnis
Mei 15, 2018
Hai SobatEH!
Dewasa ini, segala aktivitas manusia tak dapat dipisahkan dari sampah. Tahukah SobatEH, Indonesia memproduksi 65 juta ton sampah per hari pada 2016. Jumlah tersebut setara dengan 11.800.000 ekor gajah Asia. Dilansir dari republika.co.id, angka tersebut mengalami kenaikan dari tahun 2015, sebesar 1 juta ton. Sampah yang dihasilkan merupakan sampah organik dan sampah anorganik. Oleh karena itu, Earth Hour Malang ingin membahas mengenai sampah serta mengajak masyarakat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan guna mengurangi dan menekan jumlah sampah yang ada khususnya di Indonesia.
SAMPAH DI LAUT INDONESIA
Perlu SobatEH ketahui sebanyak 75% sampah plastik mencemari laut. Sampah plastik yang mendominasi adalah botol minuman, alat makan, tutup botol dan partikel plastik lainnya dan kisaran jumlahnya adalah 5-14 juta ton per tahun. Setiap tahunnya Indonesia masih menjadi negara yang menghasilkan sampah plastik terbanyak di lautan.
(Sampah yang mencemari laut)
APAKAH MEMBAKAR SAMPAH ADALAH SOLUSI TERBAIK ?
Di masa sekarang, tak sulit menjumpai masyarakat yang membersihkan tumpukan sampahnya dengan cara dibakar. Tentu saja pembakaran sampah ini tidak menyelesaikan masalah. Hasil pembakaran sampah yang mengandung klorin akan menghasilkan 75 zat beracun lainnya. Tak berbeda dengan sampah yang dibakar, asap hasil pembakaran ternyata mengandung benzoprena (gas beracun penyerang jantung) yang 350 kali lebih banyak. Selain itu, cairan dari sampah yang menumpuk menghasilkan gas metana yang 30x lebih berbahaya dari CO2. Gas metana yang terperangkap di atmosfer selama 7 tahun mampu menaikkan suhu hingga 1.3 derajat Celcius.
APA YANG DAPAT DILAKUKAN ?
Sadarkah SobatEH bahwa membuang sampah pada tempatnya saja tidak cukup? SobatEH dapat menerapkan gaya hidup 4R, yaitu reduce, reuse, recycle dan replace.
Mulai dari:
- Mengganti plastik atau kantong kresek belanja dengan menggunakan reusable bag atau tas belanja bukan sekali pakai
- Memilih menggunakan sapu tangan dibandingkan dengan tisu;
- Mengubah benda tak pakai, menjadi benda pakai dengan fungsi berbeda serta menggunakan kertas daur ulang;
- Menggunakan sedotan akrilik daripada sedotan plastik
Harapan kami, masyarakat dapat lebih sadar dan bijak saat beraktivitas yang berpotensi menghasilkan sampah. Yuk SobatEH, bantu kami dalam menyelamatkan bumi kita dengan melakukan pemilahan sampah serta menerapkan gaya higup 4R. Mulai dari hari ini, menuju lingkungan yang lebih baik.
Sumber:
http://www.republika.co.id/amp_version/omv2sg319
https://sains.kompas.com/read/2017/03/01/18422301/misi.kevin.kumala.mencegah.bumi.jadi.planet.plastik
https://sains.kompas.com/read/2017/11/17/210500223/laut-terdalam-bumi-kini-tercemar-plastik-manusia-harus-merasa-berdosa
http://balicaringcommunity.org/bahaya-membakar-sampah.html
https://herwin.wordpress.com/2008/01/31/sampah-sumbang-peran-pemanasa-global/
Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...