Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
MINGGU YANG HIJAU DI EDUPARK IN ACTION BERSAMA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG & ORANGUFRIENDS
Top Bisnis
September 22, 2017
Minggu pagi (10/09/17) terlihat keramaian di Taman Singha
Merjosari. Wajar saja, pemanfaatan satu hari di hari libur banyak digunakan
masyarakat untuk berlari, mengitari taman ataupun bermain di Taman Merjosari
yang terletak di Kota Malang.
Namun, pada satu titik dekat bundaran taman, terdapat gerombolan siswa kelas V
SDN Merjosari 02 Malang dan juga beberapa orang berbaju hitam dan jingga sedang
menikmati pagi dengan bermain dan belajar
bersama. Benar, Earth Hour Malang kali ini melakukan kolaborAksi
bersama Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya Malang dan Orangufriends. Edupark
in Action ini merupakan aksi
yang dikemas menarik dan tidak membosankan untuk memberikan edukasi tentang
lingkungan kepada adik-adik yang mengunjungi taman.
Dapat dilihat akhir
pekan
merupakan hari yang ditunggu-tunggu
bagi anak-anak sekolah karena tidak adanya
rutinitas wajib yang harus dilakukan. Terkadang, anak-anak menghabiskan
waktu liburnya untuk menonton kartun favorit, bermain games, atau sekedar bermalas-malasan di kamar. Namun kolaborAksi yang telah dilakukan ini mengajak
mereka meluangkan waktu untuk kegiatan
yang sangat positif serta dapat menambah wawasan dan pengetahuan mereka.
Pertama-tama, Aksi Edupark In Action dimulai
pada pukul 07.30 WIB,
dibuka dengan perkenalan singkat dari adik-adik dan juga Volunteer Earth Hour Malang.
Selanjutnya Komunitas Orangufriends yang diwakili oleh Kak Michael dan Kak
Grace memberikan materi tentang satwa liar kepada adik-adik. Orangufriends
merupakan komunitas penyelamat satwa-satwa liar yang terancam bahaya (seperti pembakaran hutan,
penggundulan hutan, pemburuan liar) khususnya pada habitat dan perlindungan orang utan. Orangufriends ingin
memberikan edukasi sejak dini kepada adik-adik, karena anak-anak merupakan
generasi penerus sehingga diharapkan nantinya mereka dapat melindungi satwa
liar dan juga habitatnya. Setelah memberikan beberapa materi mengenai satwa
liar, Komunitas Orangufriends juga memberikan beberapa pertanyaan kepada
adik-a dan juga hadiah bagi yang bisa menjawab. Terkadang pemberian apresiasi perlu dilakukan walaupun
tidak berlebihan. Hal ini terlihat pada adik-adik yang sangat antusias dalam
menjawab pertanyaan dan sangat senang karena mendapatkan hadiah.
Tak hanya memberikan materi saja, Volunteer Earth Hour
Malang juga mengajak adik-adik bermain games sehingga tidak terjadi kebosanan
di sela aksi ini. Setelah
selesai bermain, adik-adik kembali duduk untuk
mendengarkan materi terkait bahaya sampah plastik dari perwakilan dosen Ilmu
Komunikasi Universitas Brawijaya
yang diwakili oleh Pak Bayu dan Pak Bambang. Seperti yang diketahui bahwa
sampah plastik memang sangat susah untuk terurai yaitu membutuhkan waktu
sekitar 1000 tahun lamanya. Maka dari itu,
adik-adik mendapatkan tempat kotak bekal dan tumbler
agar mereka terbiasa membawa makanan dan
minuman sendiri dari rumah sehingga penggunaan
sampah plastik tidak semakin bertambah.
Keseruan
selanjutnya adalah ketika para adik-adik terbagi dalam kelompok-kelompok kecil
untuk memainkan games estafet. Terdapat 3 permainan yang dilakukan, yaitu games sarung, memindahkan kelereng dan yang terakhir adalah
mencari harta karun. Adik-adik sangat antusias berlarian kesana
kemari bersama kelompoknya untuk memenangkan
permainan tersebut. Setelah
bermain, adik-adik diajak untuk membuat biopori di sekitar Taman Singha
Merjosari. Biopori adalah lubang
silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah sebagai metode resapan air
yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap
air pada tanah. Pengenalan biopori kepada
adik-adik ini dikemas menarik dengan lomba mengumpulkan daun kering
sebanyak-banyaknya yang akan digunakan pada lubang biopori sehingga materi
dapat dapat lebih mudah diterima. Pukul 12.00 wib, selesai sudah kolaboAksi
yang telah dilakukan dan aksi hari Minggu tersebut ditutup dengan foto bersama.
Kak
Thanya selaku
wakil dari Komunitas
Orangufriends mengatakan bahwa aksi ini sangat
penting untuk anak-anak karena dengan adanya pondasi mengenai hal baik untuk
bumi maka mereka dapat berkontribusi untuk tidak memperparah kondisi bumi. Dan
diharapkan adik-adik sebagai penerus bangsa dapat
memberikan solusi untuk memperbaiki kondisi bumi saat ini.
Alsana Fadli, yang merupakan Volunteer Earth Hour Malang
juga mengatakan bahwa Aksi Edupark In Action ini memiliki tujuan yang sangat
positif dan baik bagi adik-adik. Menurutnya, sangat bagus jika sejak dini
anak-anak sudah dikenalkan mengenai cara menjaga lingkungan.
Saat ini banyak sekali organisasi tentang penyelamatan
lingkungan melakukan kampanye karena keadaan bumi yang semakin berkembang oleh
teknologi dan juga bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan. Hal ini diharapkan
kepedulian tersebut ditularkan kepada generasi muda. Jujur saja, kemajuan yang
sangat pesat ditakutkan membuat generasi muda menjadi acuh dan bisu akan
lingkungannya. Dengan melakukan Edupark in Action yang merupakan satu dari
banyaknya aksi, mampu mengajak generasi muda sadar dan peduli apa yang telah
terjadi pada lingkungan dan bagaimana mengatasi kemungkinan dampak buruknya.
Bolehlah SobatEH! untuk terus bersama menjaga kelestarian lingkungan kita dan
jangan lupa untuk selalu melindungi satwa liar karena dibutuhkan perilaku bijak
dan gaya hidup hijau bagi lingkungan kita.







Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...