Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
HARI AIR SEDUNIA 2017: ADA APA DENGAN AIR LIMBAH?
Top Bisnis
April 03, 2017
![]() |
| {Sumber: merdeka.com} |
Air merupakan kebutuhan utama dan tidak bisa
dilepasakan karena setiap melakukan kegiatan makhluk itu tidak lepas dari
kebutuhan air, bahkan segala sesuatu yang hidup berasal dari air. Dewasa ini
kebutuhan air minum untuk memenuhi aktivitas penduduk makin meningkat.
Peningkatan itu terjadi bukan hanya karena penduduk yang bertambah, tetapi juga
karena aktivitas yang membutuhkan air meningkat, seperti kawasan industri,
perdagangan, pendidikan, pariwisata, dan sebagainya. Peningkatan tersebut perlu
diantisipasi secara baik agar tidak terjadi krisis air dimasa mendatang,
seperti yang telah terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Minimnya air yang
layak dikonsumsi, baik untuk konsumsi maupun untuk kegiatan produksi pada
prinsipnya disebabkan oleh keterbatasan air yang memiliki kualitas baik. Untuk
menghadapi meningkatnya kebutuhan air dan kompetisi penggunaaan air yang
semakin ketat maka diperlukan pengelolaan sumberdaya air yang memadai dan juga
berkelanjutan.
Hari
Air Dunia atau World Water Day diperingati setiap tanggal 22 Maret. Inisiatif
peringatan ini di umumkan pada Sidang Umum PBB ke-47 tanggal 22 Desember 1992
di Rio De Janeiro, Brazil. Setiap
tahunnya Hari Air Sedunia memiliki tema khusus lho, SobatEH. Nah, pada tahun 2017 ini PBB
melalui UN Water menetapkan Wastewater atau air limbah sebagai tema Hari Air
Dunia. Kenapa sih harus air limbah? Karena 80% air limbah yang berasal dari
rumah tangga, industri, tempat umum dan pertanian mengalir begitu saja
tanpa melalui proses pengolahan dan pada akhirnya dapat mencemari lingkungan
yang mana hal tersebut sangat membahayakan. Data dari WHO dan UNICEF tahun 2014
menyebutkan bahwa terdapat 1,8 Milyar penduduk dunia yang mendapatkan air minum
dari sumber yang terkontaminasi tinja sehingga mengakibatkan resiko tinggi
tertular berbagai macam penyakit seperti kolera, tifus, disentri, dan polio.
Air yang tercemar dan buruknya sanitasi menyebabkan 842.000 oranh meninggal
setiap tahunnya. (worldwaterday.org). Oleh
karena itu, tema tersebut bermaksud mengajak masyarakat untuk menggunakan
kembali air buangan sebagai upaya mempertahankan sumber daya air berkelanjutan
dan mengolahnya kembali sehingga aman digunakan dan tidak menimbulkan penyakit.
AIR LIMBAH DI KOTA
MALANG
![]() |
| {Sumber: sumcoindonesia.com} |
![]() |
| {Sumber: nanosmartfillter.com} |
Di kota Malang sendiri, air limbah yang berasal dari
rumah tangga, industri dan tempat umum masih menjadi persoalan hingga saat ini
karena air limbah tersebut mendominasi pencemaran air. Hasil kajian Badan
Lingkungan Hidup (BLH) Kota Malang menyebutkan air limbah yang berasal dari
rumah tangga berkontribusi 60-70 persen dalam pencemaran air (Republika.com). Masalah
yang paling menjadi perhatian adalah warga Malang yang membuat septictank yang
tidak layak dan tidak sesuai dengan tempatnya. Hal tersebut akan menimbulkan
perembesan bakteri E-coli ke air tanah. Selain itu, limbah industri seperti
rumah potong hewan dan pabrik kulit juga turut menyumbang pencemaran air yang
ada di Kota Malang. Akibatnya, aliran sungai Kalisari, Bangau, Amprong, dan
Brantas menjadi titik pencemaran yang parah. Adanya masalah tersebut,
pemerintah berusaha merealisasikan program Sistem Pengelolaan Air Limbah
(SPAL). Beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kota Malang juga membangun sarana
untuk mandi, cuci, kakus terpadu atau IPAL komunal di 54 kelurahan. Pemerintah
juga menargetkan di thaun 2019 seluruh wilayah terjangkau sanitasi yang layak
dan memadai serta saluran air bersih 100%.
MENGOLAH AIR LIMBAH
SECARA SEDERHANA, BAGAIMANA CARANYA?
Air
limbah yang sudah tak terpakai dapat diolah kembali. Misalnya saja air limbah
bekas cucian beras atau sayuran dapat digunakan untuk menyiram tanaman. Di
halaman rumah. Begitu pula air limbah yang ada di daerah perkotaan yang dapat
juga digunakan untuk menyiram tanaman di ruang terbuka hijau. Selain itu, di daerah sektor industri dan
pertanian air limbah dapat diolah untuk sistem
pendingan dan irigasi. Langkah untuk mengolah air limbah tersebut juga membantu
untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan No.6 yang bertujuan untuk
menggunakan kembali air limbah, mendaur ulangnya sehingga aman digunakan.
Oleh karena permasalahan air banyak dialami, maka SobatEH
harus bijak dalam menggunakan air karena air merupakan kebutuhan penting bagi umat
manusia. Seseorang dapat hidup
tanpa makanan lebih dari sebulan tetapi hanya
dapat hidup beberapa hari tanpa air. Gunakanlah air seperlunya. Dengan
memanfaatkan air limbah, berarti kita membantu siklus air bekerja lebih baik
agar sumber daya berharga ini dapat terus digunakan.



Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...