Trading dan Investasi
ad1
Iklan Gratis
REWIND AKSI EHM DI TAHUN 2016
Top Bisnis
Januari 11, 2017
SobatEH masih ingat tidak dengan Aksi Switch Off di tahun 2016? atau KolaborAksi “BAPER”
bersama Earth Hour Kota Batu? atau Aksi Matos? ataupun aksi lainnya yang pernah dilakukan
Earth Hour Malang selama tahun 2016? Tentu kalian semua masih ingat kan dengan aksi – aksi yang dilakukan Earth Hour Malang. Aksi
yang dilakukan ini bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat
tentang pengaplikasian gaya hidup hijau melalui sosialisasi juga untuk
membenahi serta menekan kerusakan lingkungan yang terjadi di Kota Malang. Nah,
di awal tahun 2017 ini, kami akan mengulas kembali beberapa aksi apa saja yang
pernah dilakukan Earth Hour Malang di tahun 2016. Langsung saja yuk
disimak ulasan singkatnya.
AKSI SCHOOL CAMPAIGN
Pada
ulasan pertama kami akan membahas Aksi School Campaign yang merupakan salah
satu aksi rutin Earth Hour Malang. Di tahun 2016, Aksi School Campaign
dilakukan di beberapa sekolah di Kota Malang yaitu SDN Tanjungrejo 2 pada
tanggal 13 Februari 2016, SDN Tanjungrejo 5 10 September 2016, SMA Brawijaya
Smart School (BSS) pada 5 Maret 2016, dan SMPN 15 di tanggal 2 Mei 2016.
Dalam Aksi School Campaign, EHM ditemani oleh Duta Earth Hour Malang yang berperan dalam menjelaskan beberapa materi seperti bagaimana cara bijak menggunakan energi dengan efesien, pentingnya memulai gaya hidup hijau dan #BeliYangBaik. Tidak hanya materi, dalam School Campaign siswa-siswi diajak untuk mengembangkan kreativitas dalam mengolah produk daur ulang hingga bisa dimanfaatkan, selain itu siswa-siswi diajarkan dalam membuat vertical gardening, biopori dan tanaman hidrponic.
AKSI BAPER
Nah, kalian masih ingat dengan kolaborAKSI
bertajuk “BAPER” pada 5 Juni 2016 yang lalu? BAPER kali ini adalah Bareng
Periksa Sumber yang bertepatan dengan Hari Bumi dimana saat itu kami
bersama-sama memeriksa sumber di Dusun Precet, Junrejo, Kota Batu. Dalam aksi
kali ini, kami diundang oleh Earth Hour Kota Batu dan berkolaborAKSI juga
dengan tim Punakawan EO.
Kegiatan kali ini diawali dengan membersihkan gulma-gulma yang tumbuh di sekitar lahan yang akan ditanami bibit. Setelah itu, kami mulai menanam bibit di lahan yang sudah bebas dari gulma tersebut. Bibit yang kami tanam antara lain adalah bibit matoa, nangka dan alpukat. Sebanyak sekitar 50 buah bibit kami tanam di area sekitar sumber tersebut.
Meski medan yang ditempuh cukup menantang, semangat kami tidaklah pudar untuk tetap menanam bibit-bibit tersebut. Kami sangat berharap agar apa yang kami tanam dapat memberikan dampak yang besar bagi area sekitar dalam menyumbangkan oksigen yang akan dihasilkan oleh pohon tersebut.
AKSI MATOS
Aksi Matos ini
merupakan aksi yang mengajak dan mengajarkan pada masyarakat luas untuk
melakukan #BeliYangBaik yang dilakukan pada 13 Maret 2016 di Malang Town
Square. EHM mengadakan aksi razia kantong plastik dan bekerja sama dengan hotel
atria, alore, pariwisata malang raya, WWF dan juga EO Allure. Dalam aksi ini
dilakukan dengan menukarkan kantong plastik yang dibawa pengunjung dengan
totebag secara gratis dan
memberikan informasi singkat mengenai bahayanya penggunaan kantong plastik yang
berlebih.
Aksi razia kantong plastik ini
dilakukan karena selain mengurangi sampah plastik, masyarakat dapat
lebih hemat dengan menggunakan totebag karena bisa dipakai berkali-kali.
Selain
razia kantong plastik, terdapat juga talk
show yang dilakukan oleh
perwakilan dari WWF dan beberapa Duta Earth Hour Malang. Aksi ini juga diisi
dengan penampilan dari Wake Up Iris, Voix Acapella dan Malang Beatbox.
Jonkie sebagai Duta Earth Hour Malang melakukan live painting pada aksi ini dengan membuat lukisan yang berhubungan
dengan lingkungan. Melalui aksi ini, diharapkan pengunjung dari Malang Town
Square dapat memahami bahwa penggunaan plastik berlebih akan membahayakan
kondisi lingkungan.
CAFE NIGHT CAMPAIGN (CNC)
Sepanjang tahun 2016
aksi Café Night Campaign dilakukan dua kali, yaitu pada tanggal 13 Februari
2016 dan pada tanggal 01 Oktober 2016. Main venue dari Café Night Campaign pertama
berlokasi di Café Coffee Toffee, sedangkan Café Night Campaign yang kedua berlokasi
di Café Lenong Rumpi.
Konsep dari aksi Café Night Campaign ini adalah
berkampanye dari table to table
mengenai gaya hidup hijau. Kampanye yang dilakukan mengenai perilaku bijak
dalam penggunaan tisu dan plastik, food
waste dan gaya hidup hijau sederhana lainnya seperti mematikan lampu,
membawa tumbler ataupun membuang sampah pada tempatnya. Selain berkampanye,
aksi ini juga mengajak pengunjung bermain games yang berhubungan dengan lingkungan. Aksi table to table dilakukan
pada café – café lainnya seperti pada aksi Café Night Campaign pertama
dilakukan pada Right Time Food and Coffee Shop, Topping, Kedai Mie Aceh Pak Cik
Abin dan Warung Susu Mimikers (Warsu) lalu pada aksi Café Night Campaign kedua
dilakukan pada Gedhang Ganteng, Ria Djenaka dan Ice Ah!
Selain aksi table to table juga dilakukan talkshow pada main venue. Pada aksi Café Night Campaign pertama talkshow yang dilakukan adalah mengenai
program beli yang baik dan pada aksi Café Night Campaign kedua talkshow yang dilakukan adalah mengenai
tisu dan food waste. Dengan
mengadakan Café Night Campaign diharapkan agar SobatEH dapat secara luas
mengetahui informasi mengenai gaya hidup hijau.
ZEDAR (ZERO EMISSION DAY RUN)
Salah
satu aksi nyata dari Earth Hour Malang di tahun 2016 lalu adalah memperingati
hari bebas emisi sedunia atau Zero Emission Day yang jatuh pada tanggal 21
September. Tahukah SobatEH bahwa hari bebas emisi merupakan hari dimana
orang-orang diajak dan diserukan untuk tidak menggunakan apapun yang
menggunakan bahan bakar fossil seperti, kendaraan yang menghasilkan gas buang,
listrik, dan lain-lain. Penggunaan bahan bakar fossil yang tinggi sangat
mempengaruhi kehidupan makhluk hidup di bumi karena penggunaanya merupakan
sumber utama dari karbon dioksida. Aksi ZEDAR (zero emission day run) dilakukan oleh Earth Hour Malang pada hari
Minggu, 18 September 2016 di salah satu taman Kota Malang, yaitu Taman
Kunang-Kunang. Tujuan utama aksi ini yaitu memberikan awareness kepada masyarakat pentingnya mengurangi bahan bakar
fossil karena ketergantungan manusia sendiri yang sangat tinggi dalam kehidupan
sehari-hari.
Aksi ZEDAR ini merupakan aksi nyata yang dilakukan dengan
cara yang unik, yaitu berlari bersama beberapa komunitas anak muda yang berada
di kota Malang, yaitu: IFL Malang, YOT Malang, Malang Berkebun, Barrampal
Malang, UB Runners, Kejo Malang, MFM Radio, Hilo Malang, dan Earth Hour Kota
Batu. Aksi unik yang dilakukan Earth Hour Malang ini dilakukan dengan berjalan
kaki dan berlari secara berkelompok untuk menyelesaikan tugas atau challenge yang harus diselesaikan di
masing-masing pos yang tersebar. Dengan melakukan kegiatan kecil seperti
berjalan dan berlari, aksi sederhana ini merupakan langkah nyata yang dilakukan
oleh Earth Hour Malang untuk berkomitmen dalam melakukan gaya hidup hijau dan
ramah lingkungan sebagai bentuk aksi untuk menekan laju perubahan iklim yang
terjadi.
TPST
Tahukah
SobatEH bahwa semakin tiingginya jumlah penduduk di bumi maka semakin tinggi
volume sampah yang dihasilkan?
TPST
Dau Malang merupakan salah satu tempat pembuangan sampah yang mampu mengolah
kembali sampahnya hingga dapat digunakan untuk kehidupan sehari-hari, yaitu:
Reduce, Reuse, dan Recycle. Earth Hour Malang melakukan kunjungan di TPST Dau
Malang untuk mengetahui bagaimana alur kerja dalam pengolahan sampah yang
dilakukan di TPST Dau Malang ini. Kegiatan
yang dilakukan diantaranya melihat langsung pengolahan sampah hingga dipisah
dan layak untuk di jual yang siap digunakan kembali di masyarakat. Alur kerja
yang dilakukan TPST Dau ini yaitu, pengangkutan sampah dari rumah warga,
pembongkaran sampah dan pemilahannya menjadi satu bagian, yaitu kaca/beling,
sampah keras, sampah kertas, sampah plastik, limbah nasi, sampah organik yang
bisa dijadikan kompos, dan sampah akhir (residu) yang siap diangkur ke tempat
pembuangan akhir.
Faktanya TPST Dau Malang
mampu menggunakan 45% sampahnya menjadi bahan yang siap digunakan kembali, 39%
menjadi bahan-bahan kompos, dan hanya meyisakan 16% volume sampah yang akan
diangkut ke TPA. Hanya dengan 16% sampah yang diangkut, TPST ini membantu
mengurangi penumpukan sampah di TPA yang membantu mengurangi pencemaran
lingkungan dan menciptakan lingkungan yang bersih di bumi. Alasan inilah yang
menjadikan TPST Dau Malang ini dijadikan sebagai TPST nomor 1 di Indonesia yang
sering dijadikan tempat pembelajaran bagi TPST lainnya.
SWITCH OFF BERSAMA DU GROUP DAN ES FILES
19
Maret 2016 Earth Hour Malang menggelar salah satu aksi yang paling membanggakan
yakni Switch Off. Aksi yang juga dilaksanakan serentak oleh Earth Hour di 7000
kota di dunia ini dilakukan di Malang tepatnya di Balai Kota Malang. Masih
bertajuk Ngalam Petengan yang dalam bahasa Indonesia berarti Malang padam, kali
ini Switch Off Earth Hour Malang menggandeng DU Group dan ES Files sebagai
partner guna mewujudkan LED Pedal Power untuk menyalakan angka 60+ dan Peta
Indonesia raksasa. Konsep inilah yang membuat Ngalam Petengan berbeda dengan
tahun-tahun sebelumnya, dimana untuk simbolisasi switch off dilakukan dengan
mengayuh sepeda guna menghidupkan lampu LED sebagai simbol usaha kita untuk
menghasilkan energi yang ramah lingkungan.
Tak hanya itu, pameran teknologi
ramah lingkungan dari teman-teman SMAN 10 Malang pun dihadirkan dalam switch
off kali ini untuk memberikan edukasi kepada pengunjung yang datang. Selain
itu, hidroponik milik kampung Glintung Go Green sebagai salah satu kampung
hijau di Malang pun dihadirkan guna mengedukasi pengunjung. Tidak hanya
hidroponik, Kampung Glintung Go Green pun turut berpartisipasi dalam mematikan
lampu selama satu jam di jam 20.30 sampai 21.30 WIB, bersama dengan matinya
lampu beberapa ikon kota di Malang diantaranya Tugu Balai Kota, Tugu Melati
Ijen, Tugu Simpang Balapan, serta beberapa hotel, kampus, pusat perbelanjaan,
dan beberapa cafe yang berpartisipasi. Diharapakan dengan adanya Switch Off
masyarakat Malang dapat sadar akan pentingnya menghemat energi.
KARTINI UNTUK BUMI
Dalam
memperingati Hari Kartini sekaligus Hari Bumi, Earth Hour Malang pada tanggal
24 April 2016 mengadakan aksi yang bertajuk Kartini untuk Bumi. Dalam aksi kali
ini, Earth Hour Malang mengadakan sosialisasi bagaimana menjadi konsumen yang
baik kepada ibu-ibu PKK Dau Jetaklor, hal ini mengingat pentingnya peran ibu
sebagai pengontrol kebutuhan di rumah.
Selain itu Earth Hour Malang juga
membagi-bagikan lampu LED secara gratis kepada ibu-ibu yang datang, dengan
syarat ibu-ibu harus membawa lampu bekas atau sampah bekas yang ada di rumah.
Lampu LED dibagikan karena lampu tersebut menghasilkan daya yang lebih hemat
dibandingkan dengan lampu biasa pada umumnya, hal ini bermaksud untuk
mengajarkan penerapan hemat listrik kepada ibu-ibu di rumah. Goodie bag pun
ikut dibagikan di akhir aksi ini. Yang diharapkan goodie bag tersebut dapat
digunakan sebagai pengganti kantong plastik untuk berbelanja. Karena gaya hidup
hijau dapat dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terkecil yakni keluarga.
CITY
PARK CAMPAIGN
City
park campaign merupakan aksi yang
dilakukan dilakukan di alun-alun Kota Malang, pada tanggal 8 Oktober 2016. Dalam
aksi ini bertujuan untuk memberikan arahan dan ajakan agar masyarakat tetap
menjaga taman kota dengan cara yang seru melalui pemberian tampilan video yang
menunjukan untuk menjaga taman dari sampah. Sehingga masyarakat luas bisa
mengambil makna dari cuplikan video yang telah dibuat oleh EHM dan ikut
mengaplikasikan dalam kehidupan nyata dan sederhana dalam menjaga kebersihan
taman kota serta memaksimalkan fungsi dari Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Meskipun
saat itu cuaca sedung mendung bahkan hujan, namun hal tersebut tidak mengurangi
minat masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pemberian materi melalui video
serta permainan games.
SAMBANG BABY TREE (SANTRI)
Aksi Sambang Baby
Tree atau yang disingkat SANTRI merupakan aksi rutinitas yang dilakukan oleh
Earth Hour Malang. Sepanjang tahun 2016 kemarin, Aksi SANTRI telah dilakukan
sebanyak 4 kali. Yaitu pada tanggal 07 Februari 2016, 15 Mei 2016, 23 Oktober
2016 dan 27 November 2016. Secara keseluruhan Aksi Santri yang kami lakukan ini
bertujuan untuk mengontrol bibit pohon yang kami tanam sejak tahun 2015 dengan
membersihkan gulma pada sekitar pohon dan memberikan pupuk yang dijadikan sebagai
nutrisi agar pohon dapat tumbuh dengan baik.
Pada tanggal 27 Desember 2016 kemarin, Earth Hour Malang berkolaborAksi dengan KEJO
Malang untuk menanam bibit pohon baru dalam rangka memperingati Hari Menanam
Pohon 2016. Bibit baru yang kami tanam ini berjenis Trembesi dan berjumlah 10
buah. Secara keseluruhan bibit yang telah kami tanam sejak tahun 2015 hingga
sekarang berjumlah 83 buah. Aksi
penanaman baby tree ini bertujuan sebagai langkah sederhana untuk menambah
jumlah pohon yang ada di Kota Malang ini. Karena satu buah pohon memiliki
manfaat yang baik bagi lingkungan dan bagi manusia itu sendiri.
Well, itulah beberapa
rangkuman aksi nyata yang telah dilakukan oleh earth Hour Malang sepanjang
tahun 2016. Nah, dari ulasan diatas dapat disimpulkan bahwa pentingnya
melakukan gaya hidup hijau dapat dimulai dari hal yang sederhana namun memiliki
dampak besar untuk generasi mendatang. Oleh karena itu, yuk SobatEH! lakukan
aksimu untuk menekan laju kerusakan lingkungan. Because we believe that sharing is caring. Start a good thing from
yourself, spread to others, and repeat. Salam lestari! Nantikan aksi – aksi Earth Hour Malang berikutnya di
tahun 2017 ya!

































Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...